JAKARTA – Michael jadi film bipik terlaris sepanjang masa setelah meraih pendapatan globar sebesar 911,9 juta USD di seluruh dunia.
Jumlah itu jauh mengungguli film biopik Bohemian Rhapsody dengan pendapatan 903,6 juta USD.
Kritikus film menilai, Michael patut merain pendapatan global yang tinggi sebab beberapa poin. Dari segi cerita kritikus menilai, kisahnya mendalam dan detail bahkan film ini bisa dinikmati oleh orang yang tak kenal siapa Michael Jackson.
Dari sisi sinematografi, film garapan Antoine Fuqua itu juga memanjakan mata dengan adegan dan visualisasi yang hangat, seakan penonton diajak menyusuri lorong waktu kembali ke tahun 1980-an, di masa rintisan karir King of Pop.
Pemilihian aktor juga sangat pas, terlebih akting Jaafar Jackson sang pemeran utama yang tak lain adalah keponakan Jacko. Tak sekadar soal rupa, dari segi suara, dan menari dinilai sangat mirip dengan sang paman. Soal akting, tentu tak diragukan lagi.
Penggemar juga memberikan ulasan positif tentang film biopik ini. Film Michael tak menelanjangi kontroversi sepanjang karirnya. Berbeda dengan film dokumenter lainnya yang lebih banyak mengupas keburukan sang bintang.
Dari kesuksesan itu, Motion Pictures Lionsgate selaku PH bersiap mengembangkan film Michael. Meski pada film sebelumnya sudah dispill dengan tulisan “His Story Continues”, yang mengisyaratkan kemungkinan hadirnya sekuel.
Ketua Motion Picture Lionsgate, Adam Fogelson memastikan sekuel dari film Michael. “Kami sangat antusias dengan perkembangan yang kami capai terkait film ‘Michael’ kedua. Semua pembicaraan yang kami lakukan dengan pihak-pihak terkait berjalan sangat baik,” ujar Fogelson dikutip NME.
Soal alur waktu, Fogelson menjelaskan akan diseusuaikan dengan lagu yang dirilis setelah kesuksesan di film pertama. Film kedua juga akan mengulas sisi lain Jacko yang paling dramatis.
Yang jelas, kata Fogelson film Michael kedua nanti bisa beralur maju mundur tentang sang bintang. (*)
