REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Universitas Bunda Mulia (UBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi pendidikan berbasis teknologi melalui peluncuran BM AI Tutor, sebuah platform asisten akademik pintar berbasis Artificial Intelligence (AI) pertama di Indonesia yang terintegrasi dengan kurikulum Outcome-Based Education (OBE).
Rektor Universitas Bunda Mulia, Doddy Surja Bajuadji, mengatakan peluncuran BM AI Tutor menjadi langkah strategis UBM dalam menjawab tantangan transformasi pendidikan tinggi di era digital.
Dia menjelaskan, platform ini dirancang sebagai tutor privat digital yang dapat diakses mahasiswa kapan saja dan di mana saja untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, personal, dan terukur.
“BM AI Tutor diharapkan menjadi tonggak penting dalam transformasi pendidikan tinggi Indonesia serta memperkuat komitmen Universitas Bunda Mulia dalam menghadirkan pendidikan yang unggul, relevan, dan berdaya saing global,” kata dia, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Dia menyatakan, yang membedakan BM AI Tutor dari berbagai platform AI lainnya adalah integrasinya secara langsung dengan kurikulum OBE yang diterapkan di Universitas Bunda Mulia.
Melalui integrasi tersebut, kata dia, setiap aktivitas pembelajaran, latihan, diskusi, hingga evaluasi yang dilakukan melalui platform ini disusun untuk mendukung pencapaian Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) yang telah ditetapkan dalam kurikulum.
Dia menyebut, dengan pendekatan tersebut, BM AI Tutor tidak hanya membantu mahasiswa memperoleh jawaban atas pertanyaan akademik, tetapi juga membimbing proses belajar agar tetap selaras dengan kompetensi yang harus dicapai pada setiap mata kuliah.
Selain itu, kata dia, platform ini juga memberikan dukungan kepada dosen melalui data dan informasi yang lebih akurat untuk memetakan tingkat ketercapaian CPMK mahasiswa secara berkelanjutan, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih terstruktur, objektif, dan berbasis data.
Lebih lanjut, Doddy, mengatakan, BM AI Tutor juga mengimplementasikan pendekatan Student-Centered Learning (SCL) yang mendorong mahasiswa untuk belajar secara aktif dan mandiri.
Melalui berbagai fitur interaktif yang tersedia, kata dia, mahasiswa didorong untuk meningkatkan partisipasi dalam proses pembelajaran, memperkuat motivasi belajar, serta membangun budaya akademik yang kompetitif sekaligus kolaboratif.
Dia menyatakan, platform BM AI Tutor sendiri merupakan hasil pengembangan kolaboratif antara mahasiswa dan dosen Universitas Bunda Mulia bersama digitalplace.ai, sebuah perusahaan AI dan Robotics yang berbasis di Singapura.
