Skip to content
Suara Pertama

Suara Pertama

Bersuara dengan Berita

Primary Menu
  • Home
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Lainnya

KEK Gresik Bersiap Diperluas, Pemerintah Kejar Masuknya Investasi Baru

Riko 13 Juni 2026
KEK Gresik Bersiap Diperluas, Pemerintah Kejar Masuknya Investasi Baru

Penampakan pabrik pemurnian logam mulia atau Precious Metal Refinery (PMR) milik PTFI di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur, Senin (17/3/2025). Pabrik pemurnian logam mulia dengan nilai investasi Rp10 triliun itu dapat mengolah lumpur anoda menjadi 50 ton emas dan 210 ton perak batangan per tahun yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan kemandirian nasional serta memperkuat peran Indonesia sebagai salah satu produsen emas terbesar di dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah mempercepat rencana perluasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik di Jawa Timur untuk mengakomodasi tingginya minat investasi yang masuk ke kawasan tersebut. Langkah ini dilakukan di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat konflik geopolitik yang masih berlangsung di berbagai kawasan.

Pembahasan perluasan dilakukan melalui rapat koordinasi terkait Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) yang digelar di KEK Gresik, Jumat (12/6/2026). Rapat dihadiri sejumlah kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, serta pengelola kawasan.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Sekretaris Dewan Nasional KEK, Susiwijono Moegiarso, mengatakan pemerintah mendukung penuh perluasan kawasan tersebut agar peluang investasi yang sudah ada dapat segera direalisasikan.

“Pemerintah mendukung penuh perluasan KEK Gresik, agar peluang dan potensi investasi yang ada dapat segera direalisasikan dan dikonversi menjadi aktivitas ekonomi dan lapangan kerja,” kata Susiwijono dalam keterangan, Sabtu.

Menurut dia, kebutuhan perluasan kawasan menunjukkan tingginya kepercayaan investor untuk menanamkan modal dan mengembangkan usaha di Indonesia, khususnya di KEK Gresik yang menjadi salah satu kawasan industri terintegrasi unggulan.

Sejak ditetapkan sebagai KEK melalui Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2021, kawasan tersebut mencatat pertumbuhan investasi yang signifikan. Hingga triwulan I 2026, investasi kumulatif di KEK Gresik mencapai Rp113,4 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp108,2 triliun merupakan investasi yang masuk setelah kawasan memperoleh status KEK.

Dari sisi penyerapan tenaga kerja, KEK Gresik telah menyerap 45.860 pekerja. Lebih dari 44 ribu di antaranya merupakan lapangan kerja yang tercipta setelah penetapan kawasan sebagai KEK.

Pemerintah menilai perluasan kawasan penting untuk memperkuat ekosistem industri dan pelabuhan yang terintegrasi sekaligus mendukung pengembangan energi hijau. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing kawasan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

Ke depan, pemerintah akan terus melakukan sinkronisasi kebijakan dan koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, serta pengelola kawasan agar proses perencanaan tata ruang dan perizinan dapat berjalan lebih cepat. Dengan demikian, perluasan KEK Gresik diharapkan segera terealisasi dan menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Advertisement

Continue Reading

Previous: KDM Minta Maaf Pemerintah Belum Mampu Tampung Semua Siswa di Sekolah Negeri

Berita Terkait

Minat Investasi Emas Meningkat, Galeri24 Bidik Pengunjung Jakarta Fair

Minat Investasi Emas Meningkat, Galeri24 Bidik Pengunjung Jakarta Fair

Riko 12 Juni 2026
IHSG Tembus 6

IHSG Tembus 6.000, BP BUMN Nilai Optimisme Terjaga

Riko 12 Juni 2026
DPR dan Pemerintah Targetkan Kemiskinan Ekstrem Nol Persen pada 2027

DPR dan Pemerintah Targetkan Kemiskinan Ekstrem Nol Persen pada 2027

Riko 11 Juni 2026

Berita Terbaru

  • KEK Gresik Bersiap Diperluas, Pemerintah Kejar Masuknya Investasi Baru
  • KDM Minta Maaf Pemerintah Belum Mampu Tampung Semua Siswa di Sekolah Negeri
  • IPIW Nilai Koordinasi Ditjen Hubla, KSOP, Kementerian Koperasi dan Dinas Koperasi Kota Dumai Dapat Menjadi Momentum Penyelesaian Konflik TKBM Dumai
  • Jelang Musnit 2026, ORGANDA ANGSUSPEL Dumai Matangkan Konsolidasi Organisasi
  • AAKJ-TKBM Riau Minta Polemik TKBM Dumai Tetap Fokus pada Akar Persoalan
Tentang Kami | Redaksi | Info Iklan | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Kontak Kami
Copyright © All rights reserved. | Suarapertama.com